Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2011

Mari Menulis

Menulislah karena tulisanmu mampu menggerakkan... Menulislah karena ia akan selalu ada meski penulisnya telah tiada... Menulislah karena ilmu akan semakin berkembang bila dibagi... Menulislah karena mungkin saja ia bermanfaat, lumayan untuk tambah2 pahala. Memang tidak mudah bagi pemula yang belum terbiasa, untuk menghasilkan sebuah tulisan yang bermutu. Namun, dengan kesungguhan untuk terus belajar, kemampuan menulis akan dengan sendirinya terasah seiring dengan tulisan2 yg telah dibuat. Selain itu, tujuan menulis juga ikut berpengaruh, ada yang ingin menyampaikan informasi, menghibur, mendidik, bahkan juga mengubah sikap, pendapat dan perilaku. Bisa juga sekadar mengungkapkan pikiran, perasaan, dan ekspresi seseorang kepada pihak lain. Menulis jg dapat mengurangi stress lho... dengan menuliskan isi hati, pikiran, dan perasaan yang dialami ketika dalam kondisi stress, ia ternyata berpengaruh positif bagi pemulihan. Mungkin karena menulis merupakan s...

Indahnya Masa Penantian

Menunggu… mau atau tidak memang mesti dilalui oleh setiap ikhwan yang ingin menikah. Apakah itu menunggu datangnya “sang bidadari” atau   menunggu jawaban “sang bidadari”. Pastinya, menunggu mempunyai makna yang mulia, untuk menguji keimanan, kesabaran, dan keridhaan terhadap ketetapan Yang Maha Bijaksana. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar (Al-Baqarah : 153). Karena meskipun ingin segera menemukan pendamping hidup, kita tidak ingin kehilangan jati diri dalam pencarian, meskipun ingin cepat mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa, meskipun ingin cepat, kita tidak ingin sembarangan. Tentunya, lebih baik dengan bijaksana menunggu orang yang tepat dengan kriteria yang kita inginkan, yang kita ridha terhadap kekurangan dan kelebihannya, ketimbang memaksa dan memuaskan diri dengan apa yang ada. Karena hidup ini terlampau berharga untuk dilalui dengan pilihan yang salah. “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat” (Al-Baqarah : 214). Seindah a...

Menikmati Kesibukan

Semakin lama bekerja semakin banyak jumlah dan jenis pekerjaan yang harus ditangani. Merepotkan dan melelahkan juga ternyata, meski semuanya dikerjakan di satu tempat, di satu komputer, dan sambil duduk, karena itu bukan fisik yang lelah namun pikiran. Belum lagi beragam aktifitas di mess yang menahan waktu tidur hingga tengah malam. Alhamdulillah, “kesibukan” itu justru membuat badanku menjadi lebih gemuk dibanding saat masih menjadi mahasiswa. Sisi positif yang bisa diambil dari bertambahnya pekerjaan/aktifitas adalah : a.        Semakin berharga waktu kita. Setiap detik umur kita menjadi lebih bermakna dengan kesibukan (tentu saja kesibukan ini mencakup urusan akhirat), daripada dihabiskan dengan (banyak) tidur atau nonton TV saja kan…??. b.       Semakin dipercaya oleh atasan. Tentu saja dong, beliau menambah tanggung jawab (pekerjaan) kita karena dia tahu kemampuan kita. c.        Semakin ...

Sempurnanya Suatu Amalan

Abu Abdillah An-Nabaji rahimahullah berkata: "Ada lima karakter yang dengannya akan sempurna suatu amalan: (1) keimanan yang disertai pengetahuan yang benar tentang Allah Azza wa Jalla, (2) mengenal al-haq, (3) mengikhlaskan seluruh amalan hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta'ala, (4) beramal sesuai Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan (5) makan dari makanan yang halal. Apabila salah satu dari lima karakter ini hilang, maka tidak akan terangkat amalan-amalannya. Jika engkau mengenal Allah Azza wa Jalla namun tidak mengetahui al-haq, maka tidak ada manfaatnya. Dan andaikata engkau mengetahui al-haq namun tidak mengenal Allah Azza wa Jalla, juga tidak bermanfaat. Dan jika engkau mengenal Allah Azza wa Jalla, mengetahui al-haq, namun tidak ikhlas dalam amalan-amalanmu, maka tidak ada gunanya. Atau, engkau mengenal Allah Azza wa Jalla, mengetahui al-haq, ikhlas dalam amalan-amalanmu, namun tidak sesuai dengan Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ma...