Akhirnya waktu nya tiba, untukku menyempurnakan separuh dari agama. Tidak lama lagi aku akan memulai episode baru dalam kehidupan bersama kekasih. Membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis memang menjadi dambaan. Namun tentu saja untuk mencapainya bukan persoalan mudah. Butuh kesiapan dalam banyak hal terutama dari sisi ilmu agama. Sesuatu yang mesti dipunyai seorang istri, terlebih sang suami.
“Kaum laki-laki (suami) adalah qawwam bagi kaum wanita (istri).” (an-Nisa’: 34).
Salah satu tugas suami sebagai qawwam adalah memberikan pendidikan agama kepada istri dan anak-anaknya, meluruskan mereka dari penyimpangan, serta mengenalkan mereka kepada kebenaran.
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (at-Tahrim: 6).
Menjaga keluarga yang dimaksud dalam butiran ayat yang mulia ini adalah dengan cara mendidik, mengajari, memerintahkan mereka, dan membantu mereka untuk bertakwa kepada Allah, serta melarang mereka dari bermaksiat kepada-Nya. Seorang suami wajib mengajari keluarganya tentang perkara yang di-fardhu-kan oleh Allah. Bila ia mendapati mereka berbuat maksiat segera dinasihati dan diperingatkan.
“Berilah peringatan kepada karib kerabatmu yang terdekat.” (asy-Syu’ara: 214)
Keluarga adalah karib kerabat kita yang terdekat. Jika kita benar2 menyayangi mereka, maka jagalah mereka agar mendapatkan kebahagian abadi kelak di akhirat (surga). Selamat Berjuang Para Suami.
“Kaum laki-laki (suami) adalah qawwam bagi kaum wanita (istri).” (an-Nisa’: 34).
Salah satu tugas suami sebagai qawwam adalah memberikan pendidikan agama kepada istri dan anak-anaknya, meluruskan mereka dari penyimpangan, serta mengenalkan mereka kepada kebenaran.
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (at-Tahrim: 6).
Menjaga keluarga yang dimaksud dalam butiran ayat yang mulia ini adalah dengan cara mendidik, mengajari, memerintahkan mereka, dan membantu mereka untuk bertakwa kepada Allah, serta melarang mereka dari bermaksiat kepada-Nya. Seorang suami wajib mengajari keluarganya tentang perkara yang di-fardhu-kan oleh Allah. Bila ia mendapati mereka berbuat maksiat segera dinasihati dan diperingatkan.
“Berilah peringatan kepada karib kerabatmu yang terdekat.” (asy-Syu’ara: 214)
Keluarga adalah karib kerabat kita yang terdekat. Jika kita benar2 menyayangi mereka, maka jagalah mereka agar mendapatkan kebahagian abadi kelak di akhirat (surga). Selamat Berjuang Para Suami.
Komentar
Posting Komentar