Tidak ada manusia yang tidak pernah berbuat kesalahan, sesempurna apapun dia, setinggi apapun pendidikan dan status sosialnya. Ada di antara kesalahan tersebut yang disesali, namun juga ada yang dianggap enteng ataupun dilupakan. Padahal meskipun debu itu sangat kecil, namun bila banyak akan merepotkan juga. Permisalannya adalah debu yang menempel pada monitor komputer, bila tidak sesekali dibersihkan, debu tersebut dapat menutupi seluruh permukaan monitor dan mengurangi kejernihan pandangan. Begitu juga halnya dosa-dosa kesalahan terhadap hati. Dosa-dosa tersebut dapat membuat hati menjadi sakit, yang bila tidak dilakukan tindakan "pembersihan" dapat membuatnya mati, sehingga hati tidak mampu lagi mengenali kebaikan dan keburukan.
Tulisan ini dimaksudkan untuk menyatakan pengakuan atas dosa-dosa saya. Sekaligus berharap agar semua orang yang pernah saya sakiti berkenan memaafkan kesalahan saya. Sahabat, mohon dimaafkan semua kesalahan dan dosa saya. Jika sampai umur saya di ujung ramadhan ini, maka pemberian maaf Anda adalah hadiah terindah di hari Iedul Fitri. Tetapi, jika umur saya tidak sampai kesana, maka maaf Anda adalah bekal terindah untuk perjalanan pulang saya. Dan jika Tuhan berkenan memberi umur lebih panjang lagi, maka maaf yang Anda berikan itu menjadi titik pemberangkatan yang baru bagi saya. Semoga di masa depan saya bisa sedapat mungkin mengurangi perbuatan-perbuatan yang tidak patut kepada Anda. Kalaupun saya terpeleset lagi, tolong ingatkanlah saya.
Komentar
Posting Komentar